Shalat Sunnah Wudhu
Dua rakaat segera setelah berwudhu
Bilal berkata: "Tidaklah aku bersuci (berwudhu) pada waktu malam atau siang, kecuali aku shalat sunnah dengan wudhu tersebut sesuai yang ditakdirkan bagiku untuk shalat." (HR. Bukhari no. 1149, Muslim no. 2458). Dikerjakan dua rakaat segera setelah selesai berwudhu, seperti shalat sunnah pada umumnya.
1. Niat Sunnah Wudhu
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوُضُوءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal wudlu-i rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah Ta'ala.”
2. Doa Setelah Wudhu (sebelum shalat)
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”
HR. Muslim no. 234, dari Uqbah bin Amir.
Disunnahkan pula membaca doa syahadat setelah wudhu, sebelum melaksanakan shalat ini. Nabi ﷺ bersabda bahwa siapa membacanya setelah berwudhu maka dibukakan baginya 8 pintu surga (HR. Muslim no. 234, dari Uqbah bin Amir).
Rujukan: HR. Bukhari no. 1149, Muslim no. 2458 & 234