Al-Qur'an · Surah ke-70
Surah Al-Ma'arij المعارج
Surah Al-Ma'arij (Tempat yang Naik) adalah surah ke-70 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 44 ayat dan tergolong surah Makkiyah (urutan turun ke-79). Terjemahan: Kementerian Agama RI.
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
سَأَلَ سَآئِلٌۢ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ ﴿1﴾
1. Seseorang bertanya tentang azab yang pasti terjadi,
لِّلْكَـٰفِرِينَ لَيْسَ لَهُۥ دَافِعٌ ﴿2﴾
2. Bagi orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya,
مِّنَ ٱللَّهِ ذِى ٱلْمَعَارِجِ ﴿3﴾
3. (Azab) dari Allah, yang memiliki tempat-tempat naik.
تَعْرُجُ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ ﴿4﴾
4. Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun.[1]
فَٱصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلًا ﴿5﴾
5. Maka bersabarlah engkau (Muhammad) dengan kesabaran yang baik.
إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُۥ بَعِيدًا ﴿6﴾
6. Mereka memandang (azab) itu jauh (mustahil).
وَنَرَىٰهُ قَرِيبًا ﴿7﴾
7. Sedang Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).
يَوْمَ تَكُونُ ٱلسَّمَآءُ كَٱلْمُهْلِ ﴿8﴾
8. (Ingatlah) pada hari ketika langit menjadi bagaikan cairan tembaga,
وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ﴿9﴾
9. dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan),
وَلَا يَسْـَٔلُ حَمِيمٌ حَمِيمًا ﴿10﴾
10. dan tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya,
يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ يَوَدُّ ٱلْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِى مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍۭ بِبَنِيهِ ﴿11﴾
11. sedang mereka saling melihat. Pada hari itu, orang yang berdosa ingin sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab dengan anak-anaknya,
وَصَـٰحِبَتِهِۦ وَأَخِيهِ ﴿12﴾
12. dan istrinya juga saudaranya,
وَفَصِيلَتِهِ ٱلَّتِى تُـْٔوِيهِ ﴿13﴾
13. dan keluarga yang melindunginya (di dunia),
وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنجِيهِ ﴿14﴾
14. dan orang-orang di bumi seluruhnya, kemudian mengharapkan (tebusan) itu dapat menyelamatkannya.
كَلَّآ ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ ﴿15﴾
15. Sama sekali tidak! Sungguh, neraka itu api yang bergejolak,
نَزَّاعَةً لِّلشَّوَىٰ ﴿16﴾
16. yang mengelupaskan kulit kepala.
تَدْعُوا۟ مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ ﴿17﴾
17. Yang memanggil orang yang membelakangi dan yang berpaling (dari agama),
وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰٓ ﴿18﴾
18. dan orang yang mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.[1]
۞ إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ خُلِقَ هَلُوعًا ﴿19﴾
19. Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh.
إِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ جَزُوعًا ﴿20﴾
20. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah,
وَإِذَا مَسَّهُ ٱلْخَيْرُ مَنُوعًا ﴿21﴾
21. dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir,
إِلَّا ٱلْمُصَلِّينَ ﴿22﴾
22. kecuali orang-orang yang melaksanakan salat,
ٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَآئِمُونَ ﴿23﴾
23. mereka yang tetap setia melaksanakan salatnya,
وَٱلَّذِينَ فِىٓ أَمْوَٰلِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ ﴿24﴾
24. dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu,
لِّلسَّآئِلِ وَٱلْمَحْرُومِ ﴿25﴾
25. bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta,
وَٱلَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ ﴿26﴾
26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,
وَٱلَّذِينَ هُم مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ ﴿27﴾
27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya,
إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ ﴿28﴾
28. sesungguhnya terhadap azab Tuhan mereka, tidak ada seseorang yang merasa aman (dari kedatangannya),
وَٱلَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَـٰفِظُونَ ﴿29﴾
29. dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,
إِلَّا عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ﴿30﴾
30. kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki[1] maka sesungguhnya mereka tidak tercela.
Menampilkan 30 dari 44 ayat. Ayat selengkapnya, beserta murottal per ayat, tersedia di aplikasi TEMANI pada halaman ini.